News

    Informasi berita dan tips seputar traveling


Home > News

Sebuah Kota Bernama Schengen di Negara Luxemburg

Rabu 15 Mei 2024 | 08:30 WIB

Banyak orang kurang familiar dengan negara bernama Luxemburg, padahal negara ini merupakan salah satu negara yang kaya dan juga makmur di kawasan Eropa. Luxemburg biasanya baru teringat apabila kita menyebutkan kawasan tiga negara yang biasa disebut BeNeLux (Belgium, Netherland, and Luxemburg).

Luksemburg adalah negara Monarki Konstitusional dengan sistem pemerintahan parlementer. Berdasarkan konstitusi 1868, kekuasaan eksekutif Luksemburg dikelola oleh Haryapatih dan Dewan Pemerintahan (Kabinet), yang mencakup Perdana Menteri yang merupakan Kepala Pemerintahan.

Ibu kota negara berada di Luksemburg City. Luas wilayahnya 2.586 kilometer persegi, hanya setengah dari luas wilayah Pulau Madura. Negara ini berbatasan dengan Belgia dan Jerman di sebelah Utara, Perancis di sebelah Selatan, Belgia di sebelah Barat, dan Jerman di sebelah Timur.

Luksemburg termasuk dalam keanggotan Uni Eropa. Lokasinya berada di sebelah barat laut daratan Eropa yang tak memiliki wilayah maritim.

Sumber ekonomi mereka pada awalnya bertumpu pada industri besi dan baja yang kontribusinya mencapai 80 persen dari total nilai ekspor pada 1960-an. Namun pada akhir abad 20, kekuatan utama ekonomi negara itu berasal dari keterlibatannya dalam perbankan internasional dan jasa keuangan.

Sebagai anggota pendiri dari apa yang sekarang menjadi Uni Eropa, negara kecil ini adalah rumah bagi satu dari tiga ibukota UE - Luxemburg City (bersama dengan Brussels dan Strasbourg).

Selain dari Luxemburg City yang merupakan ibukota negara negara tersebut salah satu terkenal yang mungkin ketenarannya melebihi ibukota negara ataupun bahkan negara itu sendiri adalah kota Schengen.

Mungkin banyak dari kita yang tidak mengetahui bahwa Schengen yang biasa disebutkan untuk pengajuan visa guna kunjungan ke kawasan Eropa adalah nama suatu kota di negara kecil Luxemburg ini.

Schengen adalah nama sebuah desa kecil di negara Luxemburg yang dijadikan tempat untuk perjanjian bebas kontrol di perbatasan, yang diprakarsai awalnya oleh 5 negara yaitu German, Perancis dan Benelux (Belgia, Netherland Luxemburg ) pada tahun 1985 dan mulai diaplikasikan pada sekitar tahun 1990.

Schengen disepakati karena kota ini yang berbatasan langsung dengan Jerman, Perancis dan Benelux, perjanjian ditandatangani di atas kapal Princes Marie Astried.

Agar situasi netral, konon kapal ditambatkan sedekat mungkin dengan perbatasan ketiga negara tersebut yang membentang di tengah sungai Moselle. Perjanjian tersebut sungguh membuat kita harus berterimakasih karena kita dapat berkeliling Eropa tanpa harus membuat visa ke setiap negara.

Sebagai tempat pertemuan tiga negara, pemilihan Schengen penuh simbolisme. Untuk memastikan itu adalah urusan yang netral, para penandatangan berkumpul di sebuah kapal pesiar yang menyenangkan, MS Princesse Marie-Astrid, untuk menggoreskan pena di atas kertas. Kapal pesiar itu ditambatkan sedekat mungkin ke perbatasan tiga negara, yang membentang di tengah Sungai Moselle.

Perjanjian Schengen memungkinkan orang bepergian bebas tanpa kontrol di perbatasan, tidak hanya untuk warga Eropa namun berlaku pula untuk hampir sebagian besar penduduk dunia termasuk Indonesia.

Visa Schengen memungkinkan para wisatawan non-Uni Eropa mengajukan permohonan visa tunggal yang berlaku selama 90 hari untuk masuk ke semua negara peserta. Daya tariknya sangat jelas, sehingga menghemat waktu dan uang para wisatawan tersebut

Saat ini Zona Schengen merupakan area di Eropa di mana 27 negara telah menghapus perbatasan internal mereka untuk memungkinkan pergerakan bebas untuk meningkatkan potensi wisata masing-masing negara anggotanya dan juga tentunya sejalan dengan pertumbuhan ekonomi serta kebijakan lainnya yang semakin dipermudah untuk memangkas panjangnya birokrasi yang mungkin terjadi

Nah tahukah anda bahwa salah satu syarat dari pengajuan Visa tersebut adalah wajib memiliki asuransi perjalanan? Travel safe dari PT. Asuransi Central Asia (ACA) resmi di akui oleh konjen Uni Eropa sebagai perusahaan asuransi penerbit untuk memenuhi kebutuhan ini. Jadi selain memang syarat wajib untuk pengajuan visa Travel safe , Travel safe dapat juga melindungi anda dari beberapa risiko yang bisa terjadi pada saat anda melakukan perjalanan, seperti penundaan penerbangan, kehilangan bagasi, kecelakaan diri dan beberapa manfaat lagi lainnya.

Travel Safe ACA, memberikan perlindungan bagi perjalanan liburan anda beserta keluarga serta perjalanan bisnis Anda. Travel Safe ACA tersedia untuk perjalan short trip, serta keperluan polis tahunan yang semakin memudahkan dan menjadi solusi tepat untuk anda yang sering berpergian keluar negeri. Silahkan kunjungi website ACA dengan mengklik www.aca.co.id, www.travelsafe-aca.com Atau bisa juga hubungi call center ACA di 021 31999100 untuk mengetahui informasi lebih lengkap lagi tentang Asuransi ini atau seputar produk asuransi lainnya.

ACA Asuransi, Perlindungan kami adalah kenyamanan anda

*artikel ini merupakan rangkuman dari berbagai sumber

Tag :